Tabloid MEDIA KOTA

Tabloid MEDIA KOTA
Terbit Mingguan CETAK & ONLINE

Kamis, 15 Juni 2017

Pemberhentian kadea waelumu tak di nilai adil







WAKATOBI– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi yang memberhentikan Kepala Desa WaelumuKecamatan Wangiwangi La Ode Halim, diwarnai dengan aksi penolakan masyarakat.Pemberhentian Kades itu dinilai tidak adil pada pejabat lingkup pemerintahan Kabupaten Wakatobi. Karena selain Kades Waelumu, terdapat beberapa pejabat mantan narapidana lainnya yang sampai saat ini belum diberhentikan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Waelumu La Ode Arfan Sabara, membacakansurat pernyataan sikap di hadapan pimpinan rapat DPRD La Moane Sabara, menegaskan menolakan surat keputusan Bupati Wakatobi yang memberhentikan Kades Waelumu meski masa jabatannya belum berakhir.

“Kami masyarakat Desa Waelumu meminta kepada bupati Wakatobi untuk memberlakukan kepala desa Waelumu La Ode Halim secara adil,” tegasnya, Sabtu (20/5).

Menurut dia, harusnya setelah menyelesaikan masa tahan, Kades Waelumu kembali melanjutkan jabatannya dan menggantikan Jayadin SE yang diangkat sebagai penjabat. Hal itu telah sesuai dengankeputusan bupati yang mengatur pengangkatan Jayadin.

“Bahwa apabila La Ode Halim telah menjalankan proses pengadilan, maka surat keputusan bupati tentang pengangkatan penjabat kepala desa berakhir dengan sendirinya,” ujar La Ode Arfan Sabara.

Bukan hanya itu, tuntutan lain yang dibacakan yakni agar gaji La Ode Halim yang belum diberikan semenjak menjalani proses dipengadilan terhitung sejak Mei 2016 yang lalu, sampai dengan saat ini agar diberikan.

Sementara itu, anggota Komisi A La Moane Sabara, menegaskan dalam waktu yang dekatpihaknya akan melakukan pemanggilan Pemkab Wakatobi untuk mempertanyakan hal tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSEUM MULTATULI DIRESMIKAN LEBAK BANTEN

LEBAK -   Bupati Lebak , Iti Octavia didampingi   Wakil Bupati , Ade Sumardi dan sejumlah tokoh penting serta jajaran meres...