Tabloid MEDIA KOTA

Tabloid MEDIA KOTA
Terbit Mingguan CETAK & ONLINE

Minggu, 23 April 2017


Warning Bupati wakatobi, Kesal Ulah SKPD




Wakatobi – Pasca mutasi jilid III yang memutasi 100 lebih pejabat eselon 3 dan 4 bulan lalu, kini isu mutasi besar-besaran kembali berhembus di internal pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten wakatobi.

Hal ini juga diperkuat adanya warning oleh Bupati Kabupaten Wakatobi, H.Arhawi saat memberikan arahan kepada seluruh SKPD di dihalaman Kantornya, Senin (17/4/2017).

Kesalnya dipicu atas ulah kepala SKPD yang tak mampu menyerap anggaran pembangunan daerah dan hanya sebesar 4 persen saja selama berjalan 4 dilantik para kepala SKPD bersangkutan.

“Kenapa sudah empat bulan tahun berjalan baru empat persen penyerapan anggaran,”

tanyanya kepada seluruh SKPD saat memimpin upacara korpri. Salah satu disebutkan alasannya atas ketidakharmonisan hubungan pimpinan serta loyalitas kerja pemerintah.

Selain itu para pimpinan SKPD dituduh mengambil kewenangannya terkait masalah tandatangan.



Pemilihan Duta Wisata Wakatobi




Wakatobi- Setelah melewati proses seleksi dan persaingan yang begitu ketat RudiyantoLapaudi yang mewakili Sanggar Kanamingku dan Nuraisyah mewakili Wangi-Wangi, keduanya terpilih sebagaiDuta Wisata Wakatobi.Keputusan mutlak dan tidak bisa diganggu gugat itu ditetapkan oleh Dewi Amor yang juga adalah Ratu Citra 2016, Oktrisman, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara serta Ketua Tim Penggerak PKK, Nyonya Safaria Arhawi.Event sekali dalam setahun ini dilaksanakan oleh Pemerintah daerah melalui Dinas Priwisata Kabupaten Wakatobi pemilihan Duta Wisata Wakatobi, dengan tema Membangun kualitas dan daya saing kepariwisataan pemuda kabupaten Wakatobi Ana Moane dan Ana Kalambe 2017, digedung Pesanggrahan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.Dalam proses seleksi, setiap peserta di wajibkan menjawab pertanyaan dewan juri dalam hal kepariwisataan baik dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris maupun Bahasa Mandarin.Ditemui usai dinobatkan sebagai Duta Wisata Wakatobi keduanya kompak mengatakan bahwa ini diluar dugaan mengingat peserta lainnya sangat luar biasa kecerdasannya.“Kami tidak meyangka bisa terpilih, kendati para pesaing tingkat kecerdasannya diatas rata2, dan secarapribadi kami juga bangga sebagai putra daerah bisa terpilih menjadi duta wisata wakatobi, sebab sebagai putra daerah kami bisa ikut serta dan ambil bagian dalam mempromosikan wakatobi, baik secara Nasional maupunInternasional.” Ungkap Rudiyanto Lapaudi. Senin, (10/04/17).Yang terpenting, sambungnya, adalah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan pengembangan destinasi, ekonomi kreatif, dan kelembagaan, misalnya, sumber daya manusia (SDM), tempat pelatihan seperti sanggar, karena tanpa support dari Pemerintah kami bukanlah apa-apa.Pemilihan Duta Wisata dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Waktobi Muhammad Ilyas Abibu aggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Republik Indonesia (RI), Wa Ode Hamsinah Bolu dan Kepala Dinas Pariwisata, Nadar serta Diikuti Sebanyak 12 pasang peserta dari 8 kecamatan yang ada di Wakatobi.Diketahui Pasangan Duta Wisata ini merupakan jebolan Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Rudiyanto Lapaudi adalah Alumni Fakultas Hukum, sementara Nuraisyah adalah mahasiswi fakultas pendidikan jurusan Sastra Inggris.


LINTAS KOMUNITAS BANYUMAS PEDULI MASYARAKAT BAWAH




BANYUMAS-Kegiatan sosial Lintas komunitas Banyumas perlu di acungi jempol,Lintas komunitas adalah kumpulan komunitas-komunitas yang ada di kabupaten Banyumas dan sekitarnya.Para komunitas tersebut terdiri dari anak muda-mudi yang tergugah dari kesadaranya sendiri untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung Dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
Kegitan para komunitas di banyumas meliputi kegiatan sosial bedah rumah,membagikan sembako,menjenguk orang miskin sakit,memberi sedekah anak yatim,  membagikan nasi bungkus kepada para gelandangan,tukang becak,tukang parkir dan sebagainya.Kegiatan dari bulan Maret hingga tanggal 16 April tercatat Lintas komunitas sudah memperbaiki RTLH (Rumah Tak Layak Huni) sekitar Sebanyak 7 buah rumah.
Lintas komunitas ternbentuk tanpa ada paksaan dan atas kesadaran sendiri untuk membantu masyarakat yang layak di bantu tanpa memandang latar belakang seseorang tersebut,Dari agama,suku,ras,kulit,budaya dan sebagainya.Lintas komunitas ini yang terdiri dari beberapa komunitas yaitu: komunitas SePang Sedulur Panginyongan,komunitas Undercover Purwokerto,Berita Panginyongan,KNP(Ketimbang Ngemis Purwokerto),Komunitas BAWOR Banyumas,KOWAS Ciber,Komunitas GRUP (Guyub Rukun Purwokerto),komunitas ILR (Inyong Lan Rika),Komunitas BANDAFO (Banyumas Dalam Info) dan masih banyak lagi.
"Kami bergerak dengan rasa tulus iklas membantu masyarakat yang sedang mengalami kesusahan dan perlu mendapat bantuan"tutur muvik salah seorang dari anggota komunitas dalam keteranganya.
Keterangan Supriyanto salah satu anggota Babinsa dari koramil kecamatan Sokaraja "Saya selaku TNI dan mewakiki anggota koramil yang lain,Menanggapi hal ini sangat mendukung dan kami dari TNI siap datang membantu bila  ada kegiatan sosial seperti lagi".
Dalam setiap tempat kegiatan yang dilakukan oleh Lintas komunitas,Selalu berkordinasi dengan Koramil dan Polsek setempat,terutama saat kegiatan bedah rumah.Dengan Acara kegiatan yang positif ini,Lintas Komunitas selalu mendapat dukungan dari warga setempat,Aparat desa,serta mendapat dukungan dari para relawan.
Beberapa lokasi yang pernah di bedah rumahnya antara lain Rumah bapak Rovik desa karang anyar Rt/w 02/02 kec.patiraja,Rumah mbah kiram Rt/w 02/04 sokaraja kulon kec.Sokaraja,Rumah mbah Nawin desa karang salam Rt/w 03/02 kec.Baturaden,Rumah Mbah kidah karang soka Rt/w 03/01 kec.kembaran,rumah mbah kalem Rt/w 01/02,rumah mbah Tartem Rt/w 02/01,mbah natem Rt/w 07/02 karang anyar kec.Jatilawang.
Lintas komunitas ini terbentuk dari adanya media sosial melalui Facebook,instagram,Whatsshap dan sebagainya.Sumber dana yang mereka dapat dari patungan anggota,dari donatur-donatur dalam negeri atau pun Luar negeri.(SONN)

45 Kepsek Dan 11 Pejabat Struktural Di Lantik Sekda wakatobi



Wakatobi- Sebanyak 45 Kepsek Dan 11 Pejabat Struktural Di Lantik Sekda WakatobSejumlah pejabat fungsional dan struktural resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu, berdasarkan SK Bupati Nomor 321 tahun 2017.diantaranya, 11 pejabat eselon III dan IV serta 45 Kepala Sekolah (Kepsek) terdiri dari 21 Kepsek SMP dan 24 Kepsek SD, Senin (10/04/17) di GedungDharma Wanita Wangi – Wangi, Kabupaten Wakatobi.Muhammad Ilyas Abibu, dalam sambutannya mengrapkan kepada aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru saja dilantik agar bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya serta memiliki kompetensi dalam menjalankan organisasi pemerintahan.“Sedikitnya ada tiga kompetensi yang harus dimiliki, misalnya potensi pengetahuan dari ruang lingkup pekerjaan yang di percayakan, kemudian memiliki kemampuan managerial dan kepemimpinan serta kompetensi attitude atau perilaku dan motivasi yang baik, menjadi Kepsek lanjutnya bukan berarti bahwa tugas di sekolah menjadi berkurang, tapi itu merupakan tambahan tugas,” Ujarnya.Penting bagi Kepala sekolah, lanjutnya untuk memahami tupoksi dan jika tidakmemahami tugas pokoknya bagai mana sekolah bisa berjalan baik.Demikian hal itu sejalan dengan yang pernah disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) dalam kunjungan kerjanya ke Wakatobi beberapa waktu lalu bahwa tugas Kepsek akan dipisahkan dengan tugas guru pengajar, Sehingga fungsi managemen dapat maksimal dilaksanakan.“Maka dengan itu setiap sekolah akan memiliki output yang bermanfaat bagi sekolah yang ia pimpin, setiap pekerjaan dituntut profesional maka sesuai penjelasan Menteri Pendidikan dalam kunjungannya di Wakatobi kemarin, Mendikbud sudah mengingatkan kedepan kepsek tidak boleh mengajar siswa dan hanya bertugas mengatur tata kelola Sekolah”, tutupnya.



TELAH HADIR DI KOTA TEGAL


           


Tegal, 7 April 2017. Untuk pertama kalinya PT. Trans Retail Indonesia membuka gerai Transmart di Kota Tegal, Jawa Tengah. Gerai yang ke 96 ini terletak di Jl. Kolonel Sugiono No.546, Tegal. Untuk tetap menjadi yang terdepan sebagai retail modern, gerai Transmart ini menawarkan konsep baru dalam berbelanja yang akan memanjakan warga Kota Tegal dan sekitarnya. Transmart Tegal ini akan menempati area seluas 5.000 m2, dengan konsep 4 in 1 (Berbelanja, Bersantap, Bermain, Menonton) kesemuanya saling terintegrasi dalam satu kawasan bangunan. Konsep baru ini lahir dari keinginan dan potensi masyarakat kelas menengah di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup modern, ujar Satria Hamid Corporate Communication GM PT. Trans Retail Indonesia.
Pembukaan Transmart Tegal diresmikan oleh Ibu Walikota Tegal yaitu Ibu Hj. KMT. Siti Masitha Soeparno. Dan dihadiri oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa SE, Dandim 0712 diwakilkan Danramil Tegal Barat Kapt.Inf.Shokib.S dan Forkompinda Kota Tegal.
Satria Hamid menambahkan bahwa Transmart Tegal merupakan gerai konsep baru 4 in 1 yang menyediakan pilihan produk yang berkualitas tinggi dan pelayanan terbaik sesuai dengan ekspetasi pelanggan. Untuk memanjakan putra putri pelanggan setia Tansmart kami juga menghadirkan arena bermain “Trans Studio Mini”, dan terakhir untuk memenuhi kebutuhan akan menonton bersama keluarga dan orang-orang tercinta, kami menghadirkan bioskop yang berkerjasama dengan CGV Blits. Transmart saat ini telah dimiliki oleh salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang dilambangkan dengan warna merah dan putih dalam logo baru tersebut, sehingga dengan adanya kepemilikan 100% banga Indonesia. Transmart berkomitmen agar dapat selalu bersinergi dengan para pelaku UKM di Kota Tegal. Hasilnya saat ini telah berkerjasama dengan Transmart sejumlah UKM di Kota Tegal yang barang-barangnya sudah dapat kita temukan di area display barang jualan.
Kami menyakini dengan potensi Ekonomi Masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya yang sedang tumbuh dan berkembang. Selain itu Transmart saat ini memiliki karyawan berjumlah 204 orang dan 90% nya adalah karyawan asli Kota Tegal, dan kami berkomitmen untuk dapat menjadi tempat bekerja bagi para difabel sejak tahun 2014, yang saat ini telah melebihi dari 1% dan target kami hingga tahun 2020 bisa mencapai 5%, sehingga dengan hadirnya Transmart di Kota  Tegal ini akan memberi efek positif bagi perekonomian masyarakat sekitar secara umum dan penerimaan pajak bagi Pemda secara khusus. Kami berharap konsep baru ini dapat diterima oleh masyarakat dan kelak menjadi destinasi baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Tegal. Tambah Herni Dian, Humas Resource and Corporate Affairs Director, PT. Trans Retail Indonesia.

MUSEUM MULTATULI DIRESMIKAN LEBAK BANTEN

LEBAK -   Bupati Lebak , Iti Octavia didampingi   Wakil Bupati , Ade Sumardi dan sejumlah tokoh penting serta jajaran meres...