Konut_Sultra
Perjalanan
pemerintahan KONASARA yang di nahkodai oleh DR.Ir.H.Ruksamin .S.T.M.Si. dan
Raup.S.Ag. telah berjalan lebih dari
setahun ,namun sampai sejauh ini belum menunjukan perubahan, seperti apa di
sampaikan saat kampanye politik, di mana akan meningkatkan pelayanan Publik
yang lebih di siplin dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih
baik
Janji
BELALO merupakan sejarah tumpuan harapan masyarakat KONAWE UTARA di mana
mayararakat saat itu, dengan tetesan air mata akan menyerahkan sepenuhnya
kepada sepasang Putra Daerah yang akan merubah Konawe utara lebih baik.
Tetesan AIR
MATA KE HARUAN MASYSRAKAT, terhadap sang PUTRA DAERAH di lapangan Belalo BERBALIK
PENYESALAN, di mana saat ini mulai di rasakan, pasalnya dari segi
kesejahteraan sampai dengan pelayanan Publik ,
Program penanaman jagung yang di janjikan
akan di bantu mulai dari pupuk ,dan hasil bakal mencapai 7 ton /Ha.serta akan
di asuransikan bagi masyarakat gagal panen akibat faktor alam semuanya hanya
RETORIKA di mana masyarakat hanya menerima pemberian bibit dan pembersihan
lahan berat dengan menggunakan alat berat dan sampai berita ini di rilis apa
yang di hasilkan belum mencapai target/ hektar bahkan masyarakat mengalami
kerugian 60% s/d 70%.dari modal, dan
masyarakat yang mengalami gagal panen akibat faktor alam satu
personilpun dari Asuransi tak pernah kunjung, bahkan hasil panenpun jatuh di
tangan para tengkulak,sebagaimana yang telah di muat media nasional Nusa Pos.
Yang lebih fatal saat ini,di mana para
PHL.Perawat kesehatan R.S.U.D.KONUT yang
berjumlah 184 personil melakukan mogok kerja di bulan Mei, sehingga para pasien terbengkalai bahkan menurut
KTU.RSUD. KONUT sebahagian pasien di pulangkan di sebabkan tidak ada yang
merawat
Para PHL. perawat kesehatan melakukan mogok
kerja di sebabkan honor mereka sejak Januari sampai bulan Mei belum
terbayarkan,sebagaimana yang di sampaikan KTU saat di temui di ruang kerjanya" ,mereka lakukan pemogokan ini sebab honor
mereka belum terbayarkan sejak Januari,dan selama ini sudah kami sampaikan
keluhan mereka kepada Direktur namun entah bagaimana, saya tidak bisa komentar,
dan kejadian ini sudah di ketahui Bupati, dan menurut
beliau mereka secepatnya akan di buatkan SK, adapun yang bertahan sampai saat
ini, tinggal 4 orang termasuk saya, semua PNS, dan kami PNS. berjumlah lebih 50
personil.yang lain baru istirahat,karena kamipun punya batas kemampuan,dan
selama ini, 24 jam kami melayani pasien,Dr.pun tidak ada selama ini".
Sungguh di luar harapan masyarakat KONUT di
mana, bukannya mereka merasakan kesejahteraan dan pelayanan publik, namun yang
di berikan oleh pemerintahan KONASARA hanyalah sebuah penderitaan, bayangkan sejak
Januari mereka tidak di gaji, untung saja, mungkin ada kios yang mereka bisa
mengutang demi memenuhi hidup mereka dan ini merupakan sejarah awal yang terjadi di Kab.Konawe utara Propensi
Sulawesi Tenggara PASIEN DI PULANGKAN akibat TIDAK ADA PELAYANAN rawat
nginap. ("Inikah
yang di bilang perubahan lebih baik ???, dari pemerintahan lama?) . . rudia/mk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar