Tabloid MEDIA KOTA

Tabloid MEDIA KOTA
Terbit Mingguan CETAK & ONLINE

Rabu, 14 Juni 2017

184 PHL RSUD.KONUT. MOGOK KERJA, PASIEN TERBENGKALA DAN SEBAGIAN DI PULANGKAN




Konut_Sultra
   Perjalanan pemerintahan KONASARA yang di nahkodai oleh DR.Ir.H.Ruksamin .S.T.M.Si. dan Raup.S.Ag.  telah berjalan lebih dari setahun ,namun sampai sejauh ini belum menunjukan perubahan, seperti apa di sampaikan saat kampanye politik, di mana akan meningkatkan pelayanan Publik yang lebih di siplin dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik
   Janji  BELALO merupakan sejarah tumpuan harapan masyarakat KONAWE UTARA di mana mayararakat saat itu, dengan tetesan air mata akan menyerahkan sepenuhnya kepada sepasang Putra Daerah yang akan merubah Konawe utara lebih baik.
   Tetesan AIR MATA KE HARUAN MASYSRAKAT,  terhadap  sang PUTRA DAERAH di lapangan Belalo  BERBALIK  PENYESALAN, di mana saat ini mulai di rasakan, pasalnya dari segi kesejahteraan sampai dengan pelayanan Publik ,
   Program penanaman jagung yang di janjikan akan di bantu mulai dari pupuk ,dan hasil bakal mencapai 7 ton /Ha.serta akan di asuransikan bagi masyarakat gagal panen akibat faktor alam semuanya hanya RETORIKA di mana masyarakat hanya menerima pemberian bibit dan pembersihan lahan berat dengan menggunakan alat berat dan sampai berita ini di rilis apa yang di hasilkan belum mencapai target/ hektar bahkan masyarakat mengalami kerugian 60% s/d 70%.dari modal, dan  masyarakat yang mengalami gagal panen akibat faktor alam satu personilpun dari Asuransi tak pernah kunjung, bahkan hasil panenpun jatuh di tangan para tengkulak,sebagaimana yang telah di muat media nasional Nusa Pos.
   Yang lebih fatal saat ini,di mana para PHL.Perawat  kesehatan R.S.U.D.KONUT yang berjumlah 184 personil melakukan mogok kerja di bulan Mei, sehingga  para pasien terbengkalai bahkan menurut KTU.RSUD. KONUT sebahagian pasien di pulangkan di sebabkan tidak ada yang merawat
   Para PHL. perawat kesehatan melakukan mogok kerja di sebabkan honor mereka sejak Januari sampai bulan Mei belum terbayarkan,sebagaimana yang di sampaikan KTU saat di temui di ruang kerjanya"  ,mereka lakukan pemogokan ini sebab honor mereka belum terbayarkan sejak Januari,dan selama ini sudah kami sampaikan keluhan mereka kepada Direktur namun entah bagaimana, saya tidak bisa komentar, dan kejadian ini sudah di ketahui Bupati, dan menurut beliau mereka secepatnya akan di buatkan SK, adapun yang bertahan sampai saat ini, tinggal 4 orang termasuk saya, semua PNS, dan kami PNS. berjumlah lebih 50 personil.yang lain baru istirahat,karena kamipun punya batas kemampuan,dan selama ini, 24 jam kami melayani pasien,Dr.pun tidak ada selama ini".

   Sungguh di luar harapan masyarakat KONUT di mana, bukannya mereka merasakan kesejahteraan dan pelayanan publik, namun yang di berikan oleh pemerintahan KONASARA hanyalah sebuah penderitaan, bayangkan sejak Januari mereka tidak di gaji, untung saja, mungkin ada kios yang mereka bisa mengutang demi memenuhi hidup mereka dan ini merupakan sejarah awal  yang terjadi di Kab.Konawe utara Propensi Sulawesi Tenggara PASIEN DI PULANGKAN akibat TIDAK ADA PELAYANAN rawat nginap.                  ("Inikah yang di bilang perubahan lebih baik ???, dari pemerintahan lama?)                                 .       .           rudia/mk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSEUM MULTATULI DIRESMIKAN LEBAK BANTEN

LEBAK -   Bupati Lebak , Iti Octavia didampingi   Wakil Bupati , Ade Sumardi dan sejumlah tokoh penting serta jajaran meres...